Bingung Belajar Web Design dari Nol? Kenali Elemennya Dulu Yuk!

Bingung Belajar Web Design dari Nol? Kenali Elemennya Dulu Yuk!

Bukan hanya web developer yang banyak dicari saat ini namun juga web desain. Karena hal tersebutlah tidak sedikit yang mencoba mempelajari web desain. Tak tanggung-tanggung, belajar web design dari nol pun dilakukan.

Sayangnya, banyak yang bingung harus mulai dari mana. Apakah harus dari sejarah desain atau langsung praktek? Daripada Anda bingung, yuk coba kenali elemen web desainnya seperti berikut.

  • Layout

Layout atau tata letak sangat perlu diperhatikan dalam membuat suatu web desain. Tanpa layout, desain website tidak akan bagus dan aliran informasi di website tidak akan tersampaikan dengan baik ke pembaca,

  • White Space

Kalau diterjemahkan, white space berarti daerah putih. Terlihat sepele namun white space sangat berperan dalam desain mendesain. Fungsi dari white space ini adalah untuk pemisah antara elemen yang satu dengan yang lainnya.

Bayangkan jika Anda tidak menggunakan white space, elemen gambar ataupun elemen tulisan akan saling bersatu. Akibatnya, Anda sendiri tidak bisa membaca bahkan pusing melihat desain yang saling bersinggungan dan menumpuk.

Di bagian white space ini, Anda bisa meletakkan elemen lain. Misalnya meletakkan logo, tulisan atau media lainnya seperti video.

  • Font

Elemen lainnya adalah font. Saat Anda belajar web design dari nol, Anda harus tahu jenis font, karakteristik dan sifatnya. Tujuannya, agar font selaras dengan website yang Anda buat. Akan kurang bagus jika Anda membuat desain web pemerintahan, namun menggunakan font casual seperti Comic Sans.

Bingung Belajar Web Design dari Nol? Kenali Elemennya Dulu Yuk!
Bingung Belajar Web Design dari Nol? Kenali Elemennya Dulu Yuk!

Setidaknya, ada 4 jenis font yang perlu Anda pelajari yaitu:

  1. Serif yang memberikan kesan resmi, klasik, elegan.
  2. Sans serif yang memberikan kesan formal namun tetap casual.
  3. Script memberikan kesan santai, klasik dan kasual.
  4. Dekoratif yang biasanya digunakan untuk watermark pada image.
  • Pilihan Warna

Tanpa warna, desain website akan terlihat pucat, monoton, membosankan bahkan tidak bisa dibaca sama sekali. Maka dari itu, pelajari mengenai psikologi warna dan karakteristiknya. Tujuannya agar bisa mempengaruhi mood hingga alam bawah sadar visitor setelah melihat website tersebut.  

  • Navigasi

Jangan lupakan navigasi website. Tanpa adanya navigasi ini, visitor website tidak akan tahu harus kemana. Karena itu, posisikan navigasi di tempat yang mudah dilihat dan ditemukan oleh visitor.

  • Search

Jangan lupa untuk memasang tombol search. Tidak sedikit visitor yang kesal karena tidak adanya tombol search. Padahal tombol dan kolom search sangat memudahkan visitor saat ke mencari sesuatu di website.

Jadi, posisikan tombol search di tempat yang strategis. Dengan begitu, visitor Anda bisa bereksplorasi di website yang Anda buat.

  • Menu dan Footer

Jangan lupakan menu seperti about me, kontak dan footer. Terlihat sepele namun di menu dan footer tersebut, Anda bisa meletakkan informasi penting. Misalnya mengenai informasi klien Anda agar mudah ditemukan atau dihubungi oleh konsumennya.

  • Image

Image merupakan elemen terakhir yang perlu Anda perhatikan. Peletakan dan penggunaan image yang salah akan membuat desain website menjadi kacau. Karena hal itu, perhatikan image yang Anda gunakan dan relevansinya dengan konten website agar website semakin informatif.

Jadi, sudah tahu ya apa saja elemen yang harus dipelajari saat belajar web design dari nol. Pahami elemen tersebut agar Anda bisa membuat desain yang pas dan sesuai dengan kebutuhan dan permintaan klien. 

Share